Catatan Marchia

Helluuuuwww semuanya.

Author yang suka ngilang ini kembali lagi membawa sebuah cerita.

Seharusnya sy melanjutkan FF, tapi apa daya sy gak kuat nolak godaan untuk menulis ini. Ini bukan sebuah FF, tapi ini hanya sepenggal kisah dari cerita hidup sy. Dipersilahkan bagi yang berminat mengintip kisah ini.

Mungkin ada yang bertanya-tanya, ke mana hilangnya si Marchia selama berminggu-minggu lalu? Waktu posting Drama part 4, sy sempat bilang kalau bakalan lama ngilang. Yang pasti, sy bukannya kesasar karena sibuk nyari2 alamat palsu haghaghag. Gini nih ceritanya…

Minggu, 05 April sy ke Manado bareng ponakan sy si Tian yang gantengnya sealam semesta, tapi nakalnya dua alam semesta. Seharusnya, hari minggu itu hanya sy yang berangkat (minus ponakan) karena setau sy nih; Tian, emak dan om (adik bungsu emak) udah sampai di Manado, sementara sy masih di tempat kerja. Baca lebih lanjut

Iklan

PLAGIAT? SO SAD!

plagiat-erwinmiradi

Hi, dear~ how are you today?

Hari ini saya memulai topik yang kurang menyenangkan untuk dibahas. Plagiat. Sebenarnya hal seperti ini sudah tidak asing lagi dan saya pernah dengar beberapa contoh kasus author yang ff nya diplagiat. Saya selalu berharap diantara reader sekalian, tidak ada yang melakukan tindakan seperti itu.

Beberapa waktu lalu, seorang teman mengomentari salah satu ff saya. Di situ dia mengatakan kalau dia pernah membaca ff dengan cerita yang mirip dengan ff itu. Sebenarnya cukup terkejut, tapi saya selalu mencoba untuk berpikiran positif. Kemungkinan segala kemiripan hanyalah faktor ketidaksengajaan karena saya TIDAK PERNAH MEM-PLAGIAT KARYA ORANG dan saya berharap bahwa KARYA SAYA TIDAK DIPLAGIAT ORANG. Jadi, saya tanya seberapa miripkah cerita saya dan cerita orang itu?

Semalam, teman itu mengirim email dan meminta saya untuk mengecek sendiri seberapa miripnya cerita itu? Baca lebih lanjut

Wajib Baca : Password!!

Hi,

Ada kebijakan baru dalam blog ini. Saya mengunci part akhir dari FF seri. Don’t worry, saya pasti bagi-bagi password buat siapa pun yang minta password (tanpa terkecuali selama alamat email kalian benar).

So, untuk permintaan password silahkan email ke laudittamarchia@yahoo.co.id dan jangan lupa mengisi subject-nya agar email kalian tidak terbaca sebagai spam.

Semoga teman-teman tetap bermurah hati memberikan komentar pada FF yang dibaca di blog ini dengan maksud sebagai pembelajaran saya. Saya sangat mengharapkan kritik dan juga saran tentang tulisan-tulisan dalam blog ini karena kemungkinan terjadi banyak kesalahan dan fatalnya kalau saya tidak mengetahui letak kesalahan itu dan lebih parah lagi teman-teman yang tahu tapi mendiamkannya begitu saja. Saran dan kritik dari kalian semua sangat bermanfaat karena menurut saya penilaian kalian sangat berharga.

Mohon kerja sama kalian semua.

Regards,

Summer Wish (Part 4)

Summer Wish

~Kesamaan karakter ataupun jalan cerita hanyalah faktor ketidaksengajaan. Dilarang keras melakukan aksi Plagiat! Jika teman2 menemukan sesuatu yang mencurigakan, harap segera dilaporkan kepada saya.~

*

 

“Dia orang luar, tapi menyelinap ke lingkungan sekolah dan menyerang anak-anak kami!”

“Aku bahkan tidak pernah menaruh tangan pada putriku. Berani-beraninya dia membuat putriku terluka!”

“Dia pasti berandalan yang menyusup ke sekolah.”

“Aku heran, bagaimana gadis ini dididik orangtuanya!”

“Gadis kurang ajar ini harus dihukum seberat-beratnya!”

Pernah berada di antara kumpulan wanita yang tak bisa berhenti mengomel? Terutama ibu-ibu yang tidak terima anggota keluarganya diperlakukan dengan buruk dan terus menuntut keadilan yang seadil-adilnya? Baca lebih lanjut

Pemberitahuan tentang Drama (Harap dibaca)

Hai semuanya.

Sy datang lagi, bukan membawa FF, tapi masih berkaitan dengan salah satu FF di blog ini; ‘Drama’

Langsung saja…

Mungkin ada beberapa teman yang sudah tahu kalau Drama rencananya akan dibukukan.

Di sini mau sy perjelas lagi…Drama memang (kalau tidak ada kendala, tentunya dengan seijin Tuhan ^^..) akan ditetaskan dalam bentuk novel.

Kenapa?

Selain karena sy ingin memiliki buku yang disampulnya tertulis nama sy (ehm), tapi juga kalo dibukukan mungkin (& semoga) bisa meminimalisir aksi plagiat.

Pada kesempatan ini, sy ingin menyampaikan kalo kelanjutan Drama gak akan sy posting lagi di blog. Sy pikir harus ada yang membedakan dari apa yang diposting di blog, dengan yang ada di novelnya nanti.

Sy mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan dengan keputusan sy ini.

Info lain yang sy kira perlu teman-teman ketahui, bahwa setelah di-layout, total halaman mencapai 600-an, hampir 700 halaman (ternyata yaa), sangat tidak memungkinkan untuk dibuat dalam satu buku. Kalaupun bisa, mungkin akan berpengaruh pada kualitas (halaman mudah lepas, misalnya).

So, akan dibuat dalam 2 buku.

Ada 2 pilihan.

Pertama. Buku pertama dalam bentuk e-book, dan buku kedua dicetak. Tapinya ya itu, kalo ebook mudah banget dibajak (jual-beli secara illegal). Nah, di situ yang rasanya agak nyelekit di hati ini kalo sampe kejadian *tsaahhh*

Kedua. Baik buku pertama maupun kedua, tetap dicetak.  Tapi…ada tapinya juga nih… lebih ke harga sih sebenarnya. Pasti bakal mahalan gitu.

Sampai detik ini, sy belum memutuskan pilihan mana yang akan sy ambil.

Menurut teman-teman sendiri gimana?

Drama (Extra Part) : It’s Hard To Tell The Truth

cats

~Kesamaan karakter ataupun jalan cerita hanyalah faktor ketidaksengajaan. Dilarang keras melakukan aksi Plagiat! Jika teman2 menemukan sesuatu yang mencurigakan, harap segera dilaporkan kepada saya. Say no to plagiat!~

***

Ahn Jae Beom membukakan pintu mobil bagi Mi Rae. Wanita itu tersenyum tipis sebagai bentuk rasa terima kasihnya, dan dirinya pun turun dari mobil. Jae Beom yang telah berjalan lebih dulu, akhirnya berbalik karena menyadari Mi Rae masih diam dan kelihatan ragu-ragu.

“Ada apa?”

“Kau yakin mau bermain ice skating?” Mi Rae bertanya.

“Apa kau merasa tidak sehat?” giliran Jae Beom yang cemas.

Mungkin saja Mi Rae kelelahan. Hari ini mereka sudah bepergian ke beberapa tempat. Tadi mereka sempat jalan-jalan di Cheonggyecheon, dan melanjutkan kencan santai mereka di Namsan. Agaknya karena sifat keduanya yang mirip, mereka menjadi canggung sendiri karena di Namsan didominasi oleh pasangan yang jauh lebih muda. Mereka berdua pun bukan tipe yang romantis jadi melihat beberapa pasangan yang berciuman membuat keduanya kikuk. Lalu Jae Beom mengusulkan agar mereka pergi bermain ice skating dan langsung diiyakan Mi Rae tanpa berpikir panjang. Baca lebih lanjut

Summer Wish (Part 3)

Summer Wish

~Kesamaan karakter ataupun jalan cerita hanyalah faktor ketidaksengajaan. Dilarang keras melakukan aksi Plagiat! Jika teman2 menemukan sesuatu yang mencurigakan, harap segera dilaporkan kepada saya.~

*

 

“Lihat? Baru genap seminggu aku bekerja di rumah itu, tapi…” Park Yeo Reom yang masih memegang tangkai cermin mungil berbentuk bulat, sedang memiringkan wajah ke kiri dan ke kanan sementara tangan satunya sibuk memberi pijatan lembut di pipinya yang sejak satu jam lalu membuatnya tak berhenti mengoceh. “Ke mana pipiku? Aku terlihat seperti tengkorak!”

Tadi Park Yong Shik menelepon, memberitahu putrinya bahwa malam ini tidak akan pulang karena akan melakukan penggerebekan. Lantas Yeo Reom mengajak Yebin, Bora dan Rin menginap di rumahnya, dan tentu saja tidak bisa dipenuhi Bora yang telah menjadi seorang ibu rumah tangga. Omong-omong, ini adalah akhir pekan pertama Yeo Reom sejak bekerja. Baca lebih lanjut

Summer Wish (Part 2)

Summer Wish

~Kesamaan karakter ataupun jalan cerita hanyalah faktor ketidaksengajaan. Dilarang keras melakukan aksi Plagiat! Jika teman2 menemukan sesuatu yang mencurigakan, harap segera dilaporkan kepada saya.~

*

Pintar. Tampan. Kaya. Seorang pria jika memiliki—paling tidak—satu dari tiga kriteria itu, maka dirinya akan mendapat perhatian tersendiri dari wanita. Bagaimana bila seorang pria memenuhi ketiga kriteria tersebut?

CEO Hongjin Group sangat terkenal, terutama di kalangan wanita karena kepintarannya, ketampanannya dan tentu saja karena status konglomerat yang disandangnya. Orang itu adalah Cho Kyuhyun, pria dengan tinggi badan 180 cm yang mampu membunuh para wanita dengan karismanya yang dinilai sangat mematikan. Hot daddy berumur 37 tahun yang memiliki seorang putri bernama Cho Haneul.

“Sialan!” Baca lebih lanjut

Summer Wish (Part 1)

Summer Wish

~Kesamaan karakter ataupun jalan cerita hanyalah faktor ketidaksengajaan. Dilarang keras melakukan aksi Plagiat! Jika teman2 menemukan sesuatu yang mencurigakan, harap segera dilaporkan kepada saya.~

*

Omelan orang-orang yang sedang kesal tidak dipedulikan oleh Kim Rin yang berlari seperti orang kesetanan di sepanjang jalan kecil yang membelah taman kampus. Rin menambah kecepatan kakinya padahal kondisi di lorong justru lebih dipadati mahasiswi. Saat memasuki sebuah ruang kelas, Rin berhenti hanya beberapa langkah dari pintu masuk, tapi matanya menjelajah ke semua tribune dan ia akhirnya berbalik arah, berlari keluar karena sosok yang dicarinya tidak berada di situ.

Tempat selanjutnya yang dituju oleh Rin adalah kantin kampus. Rin baru dapat bernapas lega setelah matanya menangkap seorang gadis yang sedang membuka mulut sangat lebar dan mendorong masuk sekaligus sebuah sandwich ke dalam mulut sehingga membuat pipi gadis itu mengembung. Tanpa pikir panjang, Rin mengayunkan kaki menghampiri Park Yeo Reom, si gadis yang kesulitan mengunyah karena mulutnya yang kepenuhan itu. Baca lebih lanjut

Drama (Extra Part) : When We Meet Again

4da9aba5dcb470094c800d1357b09d57--moon-chae-won-timeline-photos

~Kesamaan karakter ataupun jalan cerita hanyalah faktor ketidaksengajaan. Dilarang keras melakukan aksi Plagiat! Jika teman2 menemukan sesuatu yang mencurigakan, harap segera dilaporkan kepada saya. Say no to plagiat!~

***

“Hari ini kau tidak kelihatan seperti biasanya,” seorang dokter berkata pada Mi Rae. Kemungkinan besar, memang telah terjadi perubahan pada sikap Mi Rae.

Yang diajak bicara justru tidak merespon dan hanya mendesah. Mi Rae malas mengomentari itu. Belakangan ia memang sedang tidak bersemangat, sejak mimpi aneh menghampirinya malam itu. Mimpi itu terlalu indah sekaligus kejam karena membuat Mi Rae kehilangan gairah.

Ia masih teringat saat pagi hari yang damai menghampiri dirinya yang masih terlelap dalam apartemen. Termasuk apa yang ia rasakan ketika matanya terbuka. Pusing yang luar biasa. Lalu bagaimana ia berusaha untuk duduk, dan tangannya sibuk menekan bagian kepalanya yang terasa sakit. Malam itu ia minum terlalu banyak dan beruntung ia masih tahu bagaimana caranya pulang. Semuanya berjalan normal sampai ada yang tiba-tiba saja melesat begitu saja dalam kepalanya dan membuat ia mengernyit. Ingatan yang menuntun Mi Rae pada pertemuannya dengan Kyuhyun, pada dirinya yang menangis ketika mengutarakan perasaan, juga pada Kyuhyun memeluknya bahkan menciumnya dengan begitu dalam. Baca lebih lanjut