Diproteksi: Under The Joseon Sky (Part 11)

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Iklan

Happiness

“Apa kau sudah gila?”

Jiwon, gadis bertubuh tinggi semampai itu hanya bungkam. Matanya yang besar hanya memancarkan keyakinan bahwa keputusannya tidak berubah. Gadis yang dianugerahi kecantikan fisik dan kecantikan hati yang nyaris sempurna itu hanya tersenyum tenang, bahkan ketika semua orang sedang mempertanyakan kewarasannya.

“Jiwon, tak lebih dari enam bulan lalu ketika kau mengenalnya. Apa kau yakin?”

“Mengapa kalian selalu meragukanku? Ini keputusanku dan aku tak akan mundur,” Jiwon menjawab tenang. “Aku akan tetap menikah dengannya.”

“Cinta memang selalu mengutamakan hati dan mengesampingkan logika, tapi ada saatnya ketika hati menjadi buta dan logika harus bekerja,” Hyo Eun bergumam pelan, “Aku tahu kau mencintainya, tapi bukankah kau sendiri tahu apa yang akan terjadi?”

“Leukimia. Kau bahkan mengatakan dengan jelas jika dia tak memiliki banyak waktu karena penyakitnya itu, dan kau masih bersikeras untuk menikah dengannya?” Yoora memandangi Jiwon sambil berdecak. Dia kesal dengan kebodohan sahabatnya yang memilih untuk menikahi seorang pria penyakitan. Baca lebih lanjut

Forgotten

Main Cast : Cho Kyuhyun

***

“Selamat datang Tuan Muda.”

Para pelayan berbaris rapi di depan sebuah rumah mewah, mereka memberi hormat pada seorang pemuda berpostur tubuh tinggi yang baru saja turun dari mobil. Garis dan lekuk di wajahnya terlihat begitu sempurna berpadu dengan ekspresi tenangnya. Cho Kyuhyun, ahli waris Daesang Group. Dia baru menginjakkan kakinya di Seoul setelah sepuluh tahun menetap di Swedia.

Tes!

Kyuhyun terhenti. Sesuatu jatuh tepat di bahu kirinya ketika dia memasuki pintu rumah.

Tes!

Untuk kedua kalinya tetesan air itu jatuh di tempat yang sama. Raut wajah Kyuhyun sedikit mencoba menalari apa yang terjadi, tapi dia terlalu lelah untuk memecahkan rasa penasarannya. Dia memilih berlalu menuju kamar tidurnya di lantai tiga.

Tidak ada yang berubah di dalam kamar itu sejak terakhir kali Kyuhyun melihatnya. Satu-satunya yang terasa berbeda hanyalah atmosfernya. Sepuluh tahun tidak ditempati, wajar jika kamar itu terasa lebih sejuk. Kyuhyun merebahkan tubuhnya. Dia tertidur. Baca lebih lanjut