Diproteksi: Under The Joseon Sky (Part 17)

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Iklan

[Teaser] Summer’s Snow

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan. ~Mahatma Ghandi~

~*~

Sebuah kompleks pemakaman di Seoul, Korea Selatan. Orang-orang berpakaian hitam terlihat meninggalkan sebuah lokasi di mana beberapa saat lalu mereka mengantarkan seseorang pada tempat peristirahatan terakhirnya. Mobil-mobil mewah yang terparkir di ruas jalan di area pemakaman mulai bergerak meninggalkan tempat tersebut.

Di hadapan makam yang umurnya belum satu jam, masih ada dua orang yang belum berkutik dari tempat mereka berpijak. Seorang pria dengan raut wajah yang begitu tenang. Dia menggeser pandangannya pada wanita cantik yang membisu di sisinya. Kaca mata hitam yang dipakai wanita itu menyembunyikan matanya yang sembab. Dia memandang lurus pada nama yang tertera pada nisan.

“Apa sekarang dia bahagia?” gumam wanita itu setelah sekian lama bungkam, lalu menarik nafas panjang. “Apakah kini dia benar-benar bahagia?” dia mengulang pertanyaan sebelumnya hingga membuat pria di sisinya kembali menatap sedih padanya. “Aku ingin tahu,” lanjutnya lagi dan air mata terlihat mengaliri pipi putih mulusnya. Baca lebih lanjut