Pianist’s Melody (Part 2)

pianists-melody-2

~Kesamaan karakter ataupun jalan cerita hanyalah faktor ketidaksengajaan. Dilarang keras melakukan aksi Plagiat! Jika teman2 menemukan sesuatu yang mencurigakan, harap segera dilaporkan kepada saya. Say no to plagiat!~

***

Maybe It’s Love

 

 

Siang itu, Seo Yun Ae dan sahabat karibnya, Cha In Hee, baru saja keluar dari kantin sekolah. Jam istirahat akan segera berakhir, jadi mereka memutuskan untuk kembali ke kelas, sebab setelah itu adalah jam pelajaran Guru Im yang terkenal dengan kekejamannya. Sementara berjalan, banyak hal yang mereka bicarakan. Mulai dari pelajaran, gosip yang berembus di sekitar mereka, deretan siswa popular dan pembicaraan lainnya yang selalu menjadi topik khas remaja. In Hee sedikit melambat, dan ia mengarahkan dagunya ke sebuah tempat setelah melihat kebingungan Yun Ae. Hanya beberapa meter di depan mereka, ada segerombolan gadis yang tampak berhimpit-himpitan di depan jendela sebuah ruangan yang mereka ketahui adalah ruang musik.

Keduanya menghampiri gerombolan siswi yang seperti berlomba-lomba untuk menyaksikan sesuatu yang menarik. Sayup-sayup suara piano terdengar lembut di telinga mereka. Daripada membiarkan rasa penasaran menggeluti mereka terlalu lama, Yun Ae dan In Hee segera mengayunkan kaki dan ikut bergabung dengan para gadis itu. Di dalam sana, ada seorang siswa yang sedang bermain piano.

“Baru-baru ini, dia memenangkan kompetisi piano antar SMA se-Korea Selatan.”

“Ah, benar. Kebetulan, aku menontonnya saat itu. Dia sangat luar biasa.”

Gadis-gadis terlihat antusias membahas sosok siswa di dalam sana yang sedang terlena dalam dunianya. Sementara itu, Yun Ae memilih menarik In Hee agar menjauh dari kerumunan tersebut.

“Sepertinya deretan penggemar Cho Kyuhyun terus bertambah,” kata In Hee sambil menegok ke belakang, pada kumpulan gadis yang mungkin tidak akan beranjak dari sana sebelum Kyuhyun pergi. “Kau tidak merasa cemburu pada mereka?” In Hee bertanya pada Yun Ae yang mengangguk antusias saat membenarkan pendapatnya tadi.

“Aku? Cemburu? Untuk apa?” Yun Ae kemudian tertawa kecil. “Setiap hari aku bisa melihat Kyunie-ku selama 24 jam? Bagiku, Kyunie itu seperti sahabat dan juga saudara.”

“Dan baginya, kau hanyalah seorang nona muda,” celetukan itu membuat In Hee dihadiahi Yun Ae dengan sebuah cubitan pelan di pipinya. Sambil kejar-kejaran, kedua gadis itu kembali ke kelas dan mengikuti mata pelajaran selanjutnya.

Bel panjang pun berbunyi, menandakan usainya jam pelajaran hari ini. Murid-murid mulai membereskan buku-buku mereka. Yun Ae dan In Hee yang duduk bersebelahan, segera meninggalkan kelas setelah semua benda-benda yang tadinya berserakan di atas meja, telah tersimpan di dalam tas.

Bodyguard-mu sudah menunggu,” celoteh In Hee. Ia dan Yun Ae menatap lurus pada Cho Kyuhyun yang sedang bersandar di dinding sambil menyembunyikan kedua tangannya di dalam saku celana. Seo Yun Ae berbeda kelas dengan Kyuhyun. Karena otak pintarnya, Kyuhyun menempati kelas inti. “Kita berpisah di sini,” kata In Hee sambil menepuk bahu Yun Ae. “Masih ada yang harus kuselesaikan di perpustakaan,” lanjutnya lagi sebagai penjelasan. Cha In Hee selama setahun belakangan ini telah menjadi pengurus di perpustakaan sekolah.

“Baiklah, sampai jumpa besok,” balas Yun Ae. In Hee mengangguk dan berbalik pergi, meninggalkan Yun Ae yang sedang dihampiri oleh Kyuhyun.

Yang pertama dilakukan Kyuhyun saat berhadapan dengan Yun Ae adalah mengeluarkan sesuatu dari dalam tas. Kyuhyun menyodorkan roti lemon, kesukaan Yun Ae. Gadis itu tersenyum ketika menerima roti, lalu membuka bungkusnya dan langsung menjejalkan roti ke dalam mulutnya.

“Kau sudah lama menunggu?” tanya Yun Ae dengan mulut yang penuh.

Kyuhyun melirik pada jam tangannya dan berkata, “Satu jam lewat lima belas menit, waktu yang cukup lama untuk membuat perutmu bersenandung,” jawaban Kyuhyun kembali membuat Yun Ae tertawa lebar memamerkan deretan giginya. Cho Kyuhyun memang sangat mengerti dirinya. “Nona, tolong perhatikan sikapmu,” desis Kyuhyun saat melihat apa yang dilakukan Yun Ae dengan mulut yang penuh makanan itu. “Tuan tidak akan su—”

Seo Yun Ae segera menekan telunjuknya di bibir Kyuhyun, “Apa kau CCTV berjalan ayahku? Dasar menyebalkan,” desis Yun Ae, manyun. Tingkah Yun Ae mengundang senyum tipis Kyuhyun. Pemuda itu hanya mengacak-acak lembut rambut Yun Ae, tapi itu justru membuat desisan Yun Ae menajam. Kakinya menghentak-hentak saat Kyuhyun justru berjalan mendahuluinya. “Hey! Kyunie!” teriaknya dan berjalan tergesa-gesa menyusuli Kyuhyun.

Yun Ae terus menjejalkan banyak hal ke telinga Kyuhyun, mengeluhkan sikap Kyuhyun dan semua itu adalah hal yang kedengarannya sama di telinga Kyuhyun hampir disetiap kali Yun Ae mengomel. Lalu, seperti biasanya, Kyuhyun tidak akan membalas barang sedikit pun kicauan tiada henti Yun Ae. Kyuhyun justru menikmati semua omelan Yun Ae, ia menyukai Yun Ae yang seperti itu, dibandingkan Yun Ae yang dikenalnya diawal perjumpaan mereka. Yun Ae yang terasa dingin. Pada saat itu, Kyuhyun melihat gambaran dirinya pada diri Yun Ae, dan ia sadar jika ia tidak pernah menyukai dirinya yang seperti itu. Dirinya yang hanya berselimutkan rasa sepi dan sedih sepeninggal kedua orangtuanya.

“Apa lagi yang kau tunggu, Nona? Kau bisa melanjutkan ocehanmu itu di perjalanan nanti,” ujar Kyuhyun yang telah siap mengayuh pedal sepedanya.

Yun Ae tak punya pilihan, selain duduk di boncengan belakang sepeda itu sehingga Kyuhyun dapat membawanya pulang. Rumah mereka memang tidak begitu jauh dari sekolah. Kyuhyun sudah sering mengeluhkan itu pada Yun Ae, bahwa sebaiknya Yun Ae pulang bersama sopir, namun si keras kepala itu tidak pernah menyetujui permintaan Kyuhyun.

♪♫♩♬

Dari jauh, Seo Yun Ae dan Cha In Hee sedang mengamati Kyuhyun. Pemuda itu tidak sedang sendirian. Ada seorang gadis yang berdiri canggung di hadapannya. Gadis itu mungkin junior mereka. Entah apa yang sedang dikatakan gadis itu, namun melihat ekspresi dan warna wajahnya, mereka sudah bisa menebak jika saat ini Kyuhyun sedang menerima sebuah pengakuan cinta. Gadis tersebut hanya menundukkan kepala saat Kyuhyun berbicara dengan raut wajah yang sendu. Kyuhyun tersenyum tipis dan mengulurkan tangan padanya. Gadis itu menjabat tangan Kyuhyun sebelum akhirnya pergi dengan tergesa-gesa sambil menyeka sudut-sudut matanya.

“Kupikir Cho Kyuhyun agak kejam,” mata In Hee menyipit, “Bisa kau lihat, kan? Lagi-lagi dia membuat seorang gadis menangis.”

“Hanya karena Kyunie menolak mereka, lalu kau mengatainya begitu? Kyunie tidak meminta mereka menyukainya, kan? Dan juga, Kyunie hanya berkata jujur tentang perasaannya.”

Kontan saja In Hee menatap dalam-dalam wajah Yun Ae sehingga gadis itu mundur selangkah karena wajah In Hee yang begitu dekat dengannya. “Oh, hallo, apa sekarang Cho Kyuhyun mempunyai seorang juru bicara?”

“Aku hanya mengatakan apa yang kutahu. Lebih baik jujur walaupun menyakitkan, daripada berbohong demi menyenangkan perasaan orang lain,” Yun Ae melakukan pembelaan diri, namun In Hee tidak berhenti sampai di situ. Tatapan mata In Hee sekarang seperti seorang detektif yang sedang menginterogasi tersangkanya. “Ada apa dengan matamu itu, huh?”

“Aku mencium sesuatu yang mencurigakan di sini. Nada bicaramu tadi  terdengar sangat riang. Kau senang karena Kyuhyun menolak gadis itu, kan?”

“Kau ini bicara apa?”

“Seo Yun Ae. Apa kau yakin hanya menganggap Kyuhyun itu sebagai sahabat? Terlebih lagi—saudara?”

Yun Ae tertegun, “Itu—itu, aku,” dan otaknya terasa kosong karena pertanyaan itu. Ayolah, mengapa dirinya harus sebingung ini? Ia hanya perlu mengatakan ‘Ya’ atau ‘Tidak’ tapi ternyata ia membutuhkan banyak waktu untuk memikirkan perasaannya sendiri.

Pertanyaan In Hee tak mau beranjak dari kepala Yun Ae. Seharian, ia terus memikirkan itu. Kyuhyun sedikit bingung melihat Yun Ae yang tak seantusias biasanya ketika ia menyodorkan roti lemon. Jadi mereka hanya berjalan dalam kebisuan. Kyuhyun agak penasaran dengan perubahan sikap Yun Ae, tapi ia bukan orang yang akan bertanya terlebih dahulu. Ia hanya akan menunggu karena ia tahu, Yun Ae akan bercerita padanya tanpa diminta.

Di depan mereka, Lee Hyukjae, sedang berjalan dari arah yang berlawanan. Lee Hyukjae adalah teman seangkatan mereka, dan kebetulan ia sekelas dengan Kyuhyun. Kyuhyun tidak benar-benar memerhatikan Hyukjae sampai saat dimana Yun Ae yang tiba-tiba saja terus membicarakan pemuda itu. Lee Hyukjae cukup terkenal di kalangan siswi karena ia adalah kapten tim basket. Selain itu, Hyukjae juga sangat aktif di beberapa bidang olahraga.

Yun Ae selalu mengolok-olok Kyuhyun dengan berkata, “Lee Hyukjae sangat keren, menurutku. Seharusnya kau melihatnya di lapangan, saat keringat di wajahnya mengalir ke tengkuk dan turun perlahan membasahi lehernya. Uuhh, dia sangat seksi. Tidak sepertimu yang tidak suka berolahraga.”

Kyuhyun sangat yakin jika Hyukjae sedang melirik pada Yun Ae. Sungguh aneh. Kyuhyun lantas mengayunkan kakinya dengan langkah panjang sehingga ia bisa sejajar dengan Yun Ae. Lihatlah, bahkan Lee Hyukjae diabaikan begitu saja oleh Yun Ae, padahal pemuda tadi jelas-jelas tersenyum padanya. Yun Ae pasti sangat serius dengan topik yang ada di dalam kepalanya. Lalu Kyuhyun mulai melambatkan langkahnya, membiarkan Yun Ae berjalan di depannya dan ia hanya mengikuti di belakang, menyamakan langkah kakinya dengan gadis itu.

Perjalanan pulang yang mereka tempuh dengan sepeda pun tidak berjalan seperti biasa. Tidak seperti dimana Yun Ae akan menceritakan banyak hal, atau justru melayangkan pertanyaan pada Kyuhyun, persis seperti sedang mewawancarai seorang pelamar pekerjaan. Kyuhyun mengayuh sepedanya dalam diam, mengikuti kebisuan Yun Ae. Hanya sesekali ekor matanya yang mencoba menggapai Yun Ae yang duduk di belakang. Angin begitu sejuk berembus. Daun-daun berwarna coklat kemerahan dari pepohonan yang berbaris rapi di sepanjang jalan tampak berjatuhan dari tangkainya dan mengotori jalan.

Yun Ae tidak pernah menyadari bahwa punggung Kyuhyun tampak sangat tegap—sepertinya itu adalah tempat yang sangat nyaman untuk menyandarkan kepala. Kyuhyun yang dulu, Kyuhyun yang hanya anak-anak, ternyata sudah bertumbuh menjadi seorang pemuda yang gagah. Selama ini, Yun Ae hanya melihat Kyuhyun sebagai anak lelaki yang datang ke rumahnya. Gadis itu, secara sadar, mulai melingkarkan tangannya di perut Kyuhyun. Tidak mengherankan jika Kyuhyun terperanjat, sebab Seo Yun Ae tidak pernah berlaku begitu. Seo Yun Ae hanya akan memegang ujung kemeja seragamnya.

“Apakah aku terlalu kencang mengayuh sepeda?” tanya Kyuhyun sambil menengok ke belakang, pada Yun Ae yang telah menyandarkan kepalanya di punggung Kyuhyun. Ia dapat merasakan jika pelukan Yun Ae di perutnya kian erat.

“Ti-tidak apa-apa, Kyunie,” jawab Yun Ae pelan. “Aku menyukainya,” lanjutnya lagi. Ia memejamkan matanya, sementara wajahnya telah merona, seperti buah apel merah yang telah ranum. Ia hanya berharap, semoga Kyuhyun tidak ikut merasakan debaran jantungnya yang begitu kuat itu.

♪♫♩♬

“Kyunie, kau punya pacar?”

Mereka sedang berada di sebuah ruangan di rumah mewah milik Keluarga Seo, saat Yun Ae yang tiba-tiba saja melontarkan pertanyaan itu. Otomatis Kyuhyun yang awalnya sedang bermain piano, mendadak berhenti.

“Kau tahu, kan? Malam perpisahan sekolah tidak lama lagi. Kau harusnya mencari teman dansamu nanti. Ah, aku lupa, kau punya banyak penggemar di sekolah.”

Sementara Yun Ae bergumam sambil menekan satu-satu tuts piano dengan telunjuknya, Kyuhyun justru menoleh pada gadis itu. Mereka duduk di bangku yang sama, cukup muat jika diduduki oleh dua orang, dan tepat di depan piano. “Bagaimana denganmu?” tanya Kyuhyun.

“Entahlah,” Yun Ae menghentikan permainan piano asal-asalannya, lalu ia mengedikkan bahu dan kembali melanjutkan kalimatnya, “Mungkin, Lee Hyukjae akan menjadi pasanganku di pesta itu. Ya, siapa yang tahu.”

“Aku belum memikirkan itu.”

“Hm, jika kita tak memiliki pasangan, bagaimana jika kau dan aku yang berpasangan?” senyum lebar Yun Ae merekah.

“Boleh saja,” dengan santai Kyuhyun menyetujui itu. “Tapi, kurasa Lee Hyukjae benar-benar akan menjadi pasanganmu. Dari apa yang kuamati, belakangan ini dia semakin penasaran terhadapmu,” Kyuhyun mengerling.

“Begitu ya,” Yun Ae menarik napas panjang.

“Ada apa? Nona, sepertinya sedang tidak bersemangat?”

“Tidak apa-apa, Kyunie. Aku hanya sedikit kelelahan karena mata pelajaran olahraga tadi.”

“Aku akan meminta bibi menyiapkan vitamin untukmu. Sebaiknya, setelah ini, Nona berendam dengan air hangat.”

Yun Ae mengangguk pelan. “Mainkan Moonlight Sonata, Kyunie.”

Tangan Kyuhyun mulai bergerak dan tak lama kemudian, alunan piano kembali terdengar memenuhi tempat itu. Yun Ae merasa sangat nyaman mendengar permainan piano Kyuhyun. Alunan itu membuainya sampai ke awan-awan. Ia suka. Teramat menyukai itu. Apalagi Kyuhyun yang memainkannya. Kyuhyun tersenyum tipis, melirik Yun Ae yang menyenderkan kepala di bahunya. Ia hanya membiarkan semuanya seperti itu, dan tetap melanjutkan permainannya hingga tuntas. Dari cela pintu yang terbuka, seorang pria sedang mengawasi mereka dengan tatapan yang agak sulit untuk diartikan. Tuan Seo, ayah dari Yun Ae, kemudian berbalik dan pergi.

♪♫♩♬

Setelah mengetuk pintu, Kyuhyun masuk ke dalam sebuah ruangan. Ruangan yang di dalamnya terdapat lemari berisi susunan buku. Di depan lemari, ada sebuah meja yang di atasnya pun terdapat beberapa buku dan pernak-pernik lainnya, tak ketinggalan sebuah laptop. Tak jauh dari situ, ada sofa berwarna hitam. Dinding ruangan dipajangi beberapa lukisan mahal. Penataan ruangan yang begitu khas, seperti ruang-ruang kerja pada umumnya.

“Duduklah, Kyu,” Kyuhyun menuruti perintah Tuan Seo dengan menduduki sebuah single sofa, berseberangan dengan sofa lain yang diduduki Tuan Seo. “Bagaimana dengan sekolahmu?”

“Berjalan dengan baik, Tuan.”

“Oh ya, tentang kompetisi piano itu, aku sudah mendengarnya. Selamat atas kemenanganmu.”

“Terima kasih.”

Seekor anjing berwarna hitam, berjenis labrador, terlihat menghampiri Tuan Seo. Rambo, nama hewan kesayangan Tuan Seo itu, mulai menjilati tangan Tuan Seo yang memang sengaja diulurkan. Hanya beberapa menit berselang, Rambo merebahkan tubuhnya tak jauh dari kaki Tuan Seo.

“Kau tahu kenapa aku sangat menyukai anjing?” pertanyaan itu tidak dijawab Kyuhyun. Rambo memang terlihat sangat menggemaskan, tapi Kyuhyun tidak tahu benar, apakah itu adalah alasan yang tepat untuk menjawab pertanyaan Tuan Seo. “Anjing bisa menjadi teman. Hewan itu tidak pernah mengkhianati tuannya. Apalagi menikam dari belakang. Mereka sangat setia.”

Tidak ada kata yang coba dilontarkan Kyuhyun untuk menanggapi perkataan Tuan Seo. Kyuhyun tahu, jika itu bukan sebuah ungkapan biasa, ia paham akan pesan lain yang coba disampaikan Tuan Seo kepadanya. Kyuhyun bukan orang bodoh sehingga tidak dapat menangkap makna sebenarnya yang terkandung dalam rangkaian kalimat itu.

“Yun Ae, anak itu mungkin tersilap dan melakukan kesalahan, tapi aku tahu kau tidak akan begitu. Aku percaya bahwa kau akan selalu memperlakukan Yun Ae sebagaimana mestinya, sehingga dia tahu di tempat seperti apa seharusnya dia berada.”

Dengan raut tenangnya, Kyuhyun akhirnya berkata, “Aku mengerti, Tuan,” tidak ada waktu untuk menyalahkan orang lain. Tuan Seo hanya melakukan tugasnya sebagai seorang ayah yang ingin melindungi putrinya. Kyuhyun paham bahwa setiap orangtua selalu mengharapkan yang terbaik bagi anaknya.

Apalagi yang diharapkan oleh yatim-piatu sepertinya? Pamannya adalah kepala pelayan di rumah itu, dan bibinya, adalah orang yang merawat Yun Ae sedari kecil. Jika bukan karena paman dan bibinya, Kyuhyun tidak akan seberuntung saat ini, ia disekolahkan oleh keluarga kaya raya itu. Jadi, tanpa diberitahu, Kyuhyun sadar siapa dirinya. Ia sadar dengan keberadaannya di rumah itu. Sebisa mungkin ia akan bersyukur tentang hidupnya, walau terkadang ada saat-saat dimana sosok lain dalam dirinya ingin berontak.

-Bersambung-

Hai, jumpa lagi.

Tadinya, sy berharap yang sy posting hari ini adalah ‘Drama’ tapi ternyata tidak berjalan sesuai apa yang sy inginkan. Ada kondisi lain yg membuat sy tidak sempat menulis kelanjutan Drama.

Hari ini, Pianist’s Melody part 2 sy posting, dengan harapan bisa menghibur teman-teman semua.

Sy tidak jemu2 meminta dukungan teman2, entah itu kritik atau saran, yaaaaa walaupun sy balas komennya lama hohoho.

Sekian lama menghilang, blog ini pun jadi terabaikan dan sy bisa memahami kalau teman2 menjadi jenuh karena keseringan di PHP *Plaakkk!!*

Sy akan melihat seberapa jauh ff ini berhasil menarik hati pembaca. Okay, teman2, kalian pun tahu kalau dari awal sy tidak terlalu mempermasalahkan itu, sy akan selalu memberikan password pada siapa pun tanpa terkecuali.

Yang menjadi masalahnya bukan pada kalian semua, tapi ada pada diri saya sendiri. Belakang ini kepercayaan diri sy dalam menulis memang menurun drastis.

Mungkin perasaan sensitif ini muncul ke permukaan karena faktor umur. Tanda2 bahwa sy harus meninggalkan dunia per-ff-an yg sy cintai ini. Akhhh, eyke baru 17 taon *tapi sepuluh taon yg lalu* XD XD

Sy harap, sy masih bisa menulis dan tidak menemukan alasan untuk berhenti atau bahkan saat sy menemukan alasan untuk mengucapkan selamat tinggal, namun sy bisa memilih untuk tetap bertahan melakukan apa yang sy cintai ini. Tidak peduli akan seperti apa, selama masih ada teman2 yang setia membaca tulisan2 sy.

See u soon. Sepertinya, postingan selanjutnya masih akan tetap ‘Pianist’s Melody’ jadi mohon bersabar lebih lama untuk ‘Drama’ ya.

Mmuuuuacccchhh *love u all*

Iklan

103 thoughts on “Pianist’s Melody (Part 2)

  1. nazaki berkata:

    Selama masih ada kyu,g akan bosen2nya baca ff.harapannya para author juga jangan menyerah,masih ada reader yb seyia nunggu lanjutan cèritanya kok
    Sedikit demi sedikit misteri soal moonlight sonata mulai terungkap,,,

  2. naynamika berkata:

    Annyeong
    Woooaa unnie. Moonlight sonata beneran Bagus kemarin langsung download baca sambil dengerin bisa bayangin kyuhyun main huaaa. . .khayalan yg terbebas. Kekeke
    Jadi kyuhyun itu sebenarnya juga menyukai yun ae kah sampai sekarang? Dimana yun ae sekarang? Yahhh ayah-nya yg nggak ngebolehin kyuhyun sama yun ae pas waktu itu. . Yaaaah yg sabar ya .kemarin yg sebelumnya blm begitu paham tp part keduanya ada kejlasan fgn kyuhyun ma yun ae. .keren tp bikin galau hubungan mereka berdua 😂😂😂. .
    Beneran pas sambil dengerin moonlight sonata makasih banyak 😝😝 kemarin sudah nyebut judul2 lagu klasik tp dr yg kemarin memang moonlight sonata yg entah kenapa Bagus. .😀🙌🙌
    Fighting unnie
    Masih di tunggu karya-karya nya fighting
    👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍

    • marchiafanfiction berkata:

      Naaahhhh.. bener kan?
      sy juga suka dengernya, muternya berulang2 kali

      memang sih… cerita ini lebih mainin perasaan hahah, tentang hubungan yang sedikit rumit tp sebenarnya enggak tp rumit tp… apaan deh komen sy ini hahaha

      pokoke diikuti sampai ending ya

  3. Herissheea berkata:

    Ini lg flashback ke masa kyuhyun sekolah ya.. Msh samar” sebenernya inti masalah ini.. Tp ada beberapa yg uda paham yaitu knp kyuhyun gk pernah mau maenin moonlight sonata krn itu mengingatkan dia ke yun ae yg suka bngt sm moonlight sonata

    Dan kayaknya hubungan dia ama yun ae terhalang status sosial deh, sedih jadinya 😥

    Makin penasaran sm kelanjutannya..

    Keep writing and fighting kak! 💪
    Please jgn stop nulis ff, soalnya sekarang uda jarang bngt author dg karya Bagus yg msh bertahan 😭

    • marchiafanfiction berkata:

      iya, flash back ke masa sekolah.

      benar, kyu gak mau mainin komposisi itu karena akan teringat pada Yun Ae.

      Hubungan mereka memang terhalang status sosial, tp yang akan menjadi halangan selanjutnya justru bla bla bla *sensor* XD

  4. kyunara berkata:

    lanjutkan…. gx tau kenapa,udah mulai nyambung satu
    kyuhyun pasti disekolahin ke luar negeri biar jauh dr yun ae..
    tp gx tau gimana tanggapan yun ae,apa dia nganggep kyuhyun jahat ato dia tau ayahnya yg gx suka…
    penasaran bgt

  5. mitarashi8899 berkata:

    Hi cinn ff menarik kok spt biasa cm blm dpt greget nya kkkkk.. Aku suka bgt cuap2 mu, coz cukup menghibur curcol nya ahaha. Btw kalo umur mu 17 *10lastyears berarti kita seumuran yooo ohohoho

  6. kyun berkata:

    lanjutkan…. gx tau kenapa,udah mulai nyambung satu
    kyuhyun pasti disekolahin ke luar negeri biar jauh dr yun ae..
    tp gx tau gimana tanggapan yun ae,apa dia nganggep kyuhyun jahat ato dia tau ayahnya yg gx suka…
    penasaran bgt…

    ternyata di part satu aku pakai id.komen KYUN..lupa aku

  7. Deer_Autumn berkata:

    Ini seperti flashback gitu ya kak? Menceritakan masa lalu Kyuhyun dengan Seo Yun Ae… Selalu seperti ini ya, kalau ada seseorang yg biasa-biasa saja atau bahkan dari strata rendah yg dekat/menyukai orang dari keluarga terpandang/berada, status sosial selalu menjadi alasannya,entah itu suruh menjauh atau dengan kata lain menjaga jarak dari sang anak… Walau gak selalu orang berada seperti itu sih… Sepertinya disini baru Seo Yun Ae ya yg terlihat punya perasaan ‘lebih’ ke Kyuhyun… Tapi kalau menengok part sebelumnya, Seo Yun Ae gak ada di sisi Kyuhyun lagi,bahkan Kyuhyun seperti menekan bahwa dia rindu sama Seo Yun Ae *sok tau😒*, jadi Seo Yun Ae kemana? Semoga perlahan nanti terjawab ya

    • marchiafanfiction berkata:

      ya, flash back.
      kamu benar, terkadang hubungan seseorang selalu dipandang dari status sosial 😦

      dan dugaanmu tentang perasaan Kyuhyun benar, memang di masa sekarang, dia sangat merindukan gadis itu dan ke mana seo yun ae? sy pikir, kita akan melihatnya bersama2 nanti 🙂

  8. kampungfanfic berkata:

    muachhhh deh buat kakak tersayang *ih alay banget dehhh hahaha#apasehh -_-
    firts, makasih udah dipost ff nya buat hiburan kaum jomblo super romantis nan ekonomis di malam minggu (itu saya banget)
    ff nya selalu di hati deh (aduh ngehasut), serius soalnya kak marchia baik gak sombong, gak banyak ‘drama’ dalam kehidupan aslinya *gak kayak author yang ono, idihh tipu kerjaannya :<
    keep spirit ya kak, kalo capek jangan dipaksakan. istirahat, kerja, makan yang sehat. nulis itu susahhhh banget, hobi dan bukan kewajiban tapi tetep berasa greget gemes gimana gitu kalo tidak dituntaskan. anik juga ngrasain dan apapun hasilnya pasti berharap ada yang kasih masukan dan pendapat kan ya hiburan timbal bail lah yah. plis deh nulis tuh gak gampang, masih harus mudah waktu, pikiran, kuota buat post, dan apa salahnya sih kasih author sebuah masukan yang berarti, secara udah luangin waktu dan pikiran buat ngetik, ngrangkai kata2, kalimat yang pas dan singkron.anik juga gak ngerti, sering dapet curhatan dari readers kalo masukin komen susah sinyal ada juga abis baca langsung wasalamualaikum dengan berbagai alasan ini itu, anik sih berprasangka baik tapi kadang nemu yang bohong juga wekekeke..
    prinsipnya anik sih kalau mau jadi penulis yang baik juga kudu jadi pembaca yang baik. gini deh intinya; kalo mau sesuatu yang baik dan dihargai kita juga kudu menghargai hal sekecil apapuun, gitu kan… meski cuma kasih masukan. tapi masukannya juga yang bermutu jangan cuma "next, lanjut, kapan nih". intinya anik mau kasih saran buat temen2 yang jadi pembaca untuk berhenti jadi siders. capek, gak marah kok tapi ya kecewa karena dari pihak penulis udah mikir2 yang terbaik buat kitsa semua (readers) buat bikinin tulisan yang bermutu, singkron, nyambung, enak dibaca.. itu ngaruh ke mood dan semangat loooh… ikhlas kok tapi jangan disalahgunain seenaknya ya^^
    well, malah curhat. gak apa2 yaa. keep healt, eat well ya kak marchia :*

    • marchiafanfiction berkata:

      dan sy ngakak Nik, baca ‘jomblo super romantis’ aduuuhhh XD XD

      iya, terkadang sy juga merasa seperti itu, pengen banget karya kita itu dihargai walaupun itu bukan dengan uang.. seperti yg anik bilang, memberikan komentar itu sudah lebih dari cukup. tapi sy pun selalu memahami keadaan teman2 yg tidak memungkinkan utk memberikan komentar.

      Ya sudahlah, semoga ini hanya perasaan sy sesaat. Perasaan sensitif akhir taon wkwkwkwkwk

      sama2 ya Anik, tetap sehat dan tetap semangat!

  9. nanda safira berkata:

    suka sama ceritanya.. sedih pas appa yun ae secara tidak langsung ngelarang kyuhyun bareng yun ae 😥 #tabahkandirimunak *tepokbahukyuhyun
    semangat kak nulisnya, gak sabar nunggu kelanjutannya

  10. kampungfanfic berkata:

    eh ada yang lupa, dan soal isi cerita ovel all bagus meski ada beberapa bagian yang berapa bertahap dan kayak didekte (hehehe pisss), tapi itu gaya kakak untuk menyampaikan isi cerita. hahhhhhhhhhhh berharap kalau seo itu cinta pertama yang terpendam hahaha (terpendam emang ubi) dan soal jenny eh siapa itu lupa T.T yang bule itu loooh… semoga jadi best friend aja ya tapi gak tau juga orang menemani disetiap kesulitan kok hohoho sok teuwww.. jadi si kyuhyun cuma ya… gitu deh dan daddy’s seo mengartikan lain. hellowww… mereka masih anak sekolah satu SMA hahaha tiga SMA maksudnya dan sampe segitunya. oke anik nebak2 kalo si “melody” yang hilang itu adalah seo dan Moonlight sonata itu juga Seo.. hmmm penasaran bangget eh penasaran aja deh… wkwkw, ditunggu tapi gak usah buru2 kak, santai aja… makasih ya udah di post ff nya ^^

  11. Yurizde berkata:

    Selalu selalu selalu suka sama karya Kak Marchia. Dari jaman masih ingusan sampe sekarang masih juga ingusan, aku selalu suka sama karya-karya Kak Marchia. Dari jaman suka ngikutin korea-an sampe sekarang ketinggalan jauh, aku selalu suka baca fanfict di sini. Selain karena cast-nya dari Suju yang aku masih ngerti, cerita di sini punya keunikan sendiri. Pemilihan diksinya sederhana tapi langsung ngena, pendeskripsian lakon+alurnya gak belibet. Dan yang paling bikin aku gak lupa buat mampir ke lapak ini adalah cerita yang diusung selalu beda dari yang lain. Kesamaan karakter dan alur emang kadang ada, tapi dengan gaya bahasa khas Kak Marchia semua jadi majestic. Salut dah pokoknya :-*
    Masalah si author kece ini yang suka ngilang, tak apalah asal kembali aja. Lol
    Pokoknya semangat ya, Kak. Ini bukan cuma dari tulisan ataupun sekedar basa-basi aja, aku bener-bener berharap Kak Author tetep semangat. Jangan merasa terbebani dengan tuntutan kami (pembaca) yang kadang suka ‘rewel’ minta cepet update. Woles ajalah pokoknya…
    Dan makasih banyak udah mau nulis cerita buat kita-kita… ^^

  12. mae berkata:

    wuaah….aku tetap pnasaran sama cerita ini…ini alur mundur ya..?? jgan berhenti menulis dong onnie setidaknya dengan ff bisa menyalurkan perasaan yg terpendam…:-D
    tetap nunggu drama semngaat ya…

  13. nieadrian berkata:

    aneh rasanya liat kyu yg hanya anak yatim piatu tpi aq suka..semangat…jangan menyerah nulisnya..di tunggu drama nya..

  14. Aldrine berkata:

    Saya suka tulisan-tulisan kakak.
    Detail dan imajinatif.
    Suka alur dan tata bahasanya juga.
    Semangat kak utk ff Drama nya yahhhh.

  15. nabilatrrsydh berkata:

    Aduuhh speechless mau komen apa, gak kebayang gimana perasaannya kyuhyun pas tuan seo ngomong kayak gitu. Mereka udh punya perasaan yg sama, tp disatu sisi kyuhyun sadar dirinya siapa jd dia merasa dirinya gak pantes buat Yun Ae..

  16. kim_vikyu94 berkata:

    gak usah gitu mikir gitu kak .. aku masih setia kok baca ff kakak .. gak komen mungin sibuk , aku aja sekarang udah lamaaaaaaaa banget hiatus jadi reader tapi tiap kali ada notif kalo kakak update pasti sempetin baca *meski gak komen* hehehehe dan baru.baru ini jadi reader aktif *lagi* .. jadi , semangat yaa kak ….
    ini sebenernya udah dari kemaren.kemaren baca, tapi baru sempet komen hehe maklum, bacanya sambil kerja *alesan* see you for next Drama *kecup :*

  17. syalala berkata:

    oh ini masih flashback yah… jd si cewe namanya soe yun ae ya disiniii hihi padahal aku suka bgt nama baek mirae gatau kenapa deh hahah rrs kenapaaaa-.-btwwwwwww ih gemes bgt deh itu yun ae kayanya tertarik sama kyuhyun dan kyuhyunpun juga begitu? secara dari kecil udah idup bareng tp penghalang terbesar yaaatuan seo huhu gemes sih duh gatau lahi lah gabisa nebak jalan cerutanya kaya apa huhi ditunggu selaluuu lanjutan ff2nyaaaa

  18. Liena berkata:

    Uuuuuuuuuggghhh penasaran dengan “melody”…
    Lanjuuuttvyaaaa…
    Go go go semangaaaaaaaaat….🙋🙌

  19. yuliani mokoagow berkata:

    huwwaaa trnyataa yg mnjadi penghalang mereka tuan Seo ,,, Sang Pianis yg Bgitu Merindukan Sang Melody ….

    Ttapp Smangattt K’ …. saya salah satuu Orang yg suka banget sma Ff2 kk , 😀 walaupun Cast Cwe nya gk menentuu , Tpii feelnya ttap Dapat bnget padahal biasanya saya susah bnget dpat feel kluu cast cwenya bkan Cast yg udah biasa dpasangin sma Bang Kyu 😀

    biasanya saya jga kurang suka klu baca ff yg Cast utama Cwox bkan Kyuhyun atau Donghae , tpii pas baca Ff kk , saya Tetap suka dan Slalu penasaran ,, Siwon & Eunhyuk

    Pokoknya Smoga kk mndapatkan Inspirasi dan smangatt lagii buat lanjutin karya2 kk ,, Tdk perlu terburu2 , krna sya yakin smua penulis jga butuh waktu utk Aktivitas dunia nyata mereka jga,,, Saya Ttp Menungguu

    #Sukses Slaluuu 😀

    • marchiafanfiction berkata:

      Yuli, thank you ya 🙂

      rata2 di blog ini cast cewenya emg beda. sy tidak begitu suka jika castnya sama, karena setiap karakter cewe itu selalu berbeda, tapi pembaca terserah mau memvisualisasikan karater cewenya ke siapa

  20. Lhana Minoz berkata:

    Jangan menyerah ya…
    Dalm menuangkan inspirasi menulis memang banyak cobaannya,kayak idupnya kyu. *apaansih?* 😀 selama masih ada pemmbaca setiamu kenapa tidak. Ga papa deh miss mau ilang beberapa bulan asal jngan tahunan aja.kekeekk terserah mau ilang kemana yg penting balik lagi. 😀 fighting !

  21. Dufy berkata:

    Ceritanya sepertinya akan mengarah pada konflik batin deh.. Aigoo.. Kyuhyun fighting kamu sudah punya bakat yang luar biasa sapa tahu bisa jadi the next Mozart di Ff ini jadi ada yang bisa dibanggakan dihadapan sang Tuan besar..
    Iya lama banget mbak Marchianya baru nongol nih.. Sy slalu menantikan karya2nya kok apalagi ff si piggykyu kan belom kelar… dilanjut lagi donk jangan berhenti nulis.. Nee? Jebal jusseo.. ☺☺
    Keep writing and fighting!!! 😀😀

  22. Afwi berkata:

    Hubungan tuan-pelayan rupanya, yaa bisa2 aja ayah yunae bersikap begitu ntuk kebaikan anak nya, tapi kyuhyun kan baik jg ya kaan.
    Jadi d part pertama itu kyuhyun yg udh sukses ya kan, dn mungkin gk prnh ketemu yunae lgi..

  23. cha eunna berkata:

    kyu nya gamau mainin moonlight sonata takut ke inget ama yun ae yg suka moonlight sonata ya?

    kyu diusir ama bapaknya yun ae ke luarnegri bkn?
    kyu nya kasian amat😭 gara2 status sosial dia ga boleh deket ama yun ae

    ditunggu lanjutannya
    SEMAMGAT KAK!!^^

    • marchiafanfiction berkata:

      iya, alasan kyu gak mo mainkan moonlight sonata karena komposisi itu selalu mengingatkannya pada Yun Ae. oh dear, kyu gak diusir ke luar negeri kok, tp emang karena pure beasiswa 🙂 papinya yun ae gak sejahat itu 🙂

  24. rei berkata:

    ternyata moonlight sonata lagu kenangan, dan kupikir paman dan bibinya pemilik rumah itu ternyata bukan

  25. citraarum96 berkata:

    Aku suka sama ff kaka yg pernah aku baca. Termasuk Pianist’s Melody. Diawal awal aja feel nya udah berasa banget nyesekknya. Tapi gak tau knpa. Baca ffnya udah berasa sedih tapi baca post kakak yg dibawah malah jadi tambah sedih. Kenapa malah berasa kakak bkalan pergi dari dunia per ff an… Hikkss
    Bayangin itu kejadian jadi nyesekk. Padahal kan blom lama aku masuk kedunia ini. Apalagi kerumah kakak ini. Jadi… Pleasee bertahan lebih lama lagi, buat readers yg selalu Setia menanti. Macam aku ini..😀😀😀#plakk

    Mungkin aja suatu saat nnti kak marchia kepikiran buat nerbitin novel gitu.. Hehe kan jadi ada bentuk nyata dari karya kaka… Hehe

    Fighting kak!!

    • marchiafanfiction berkata:

      duh, kok sy jadi ikut2an sedih ya baca komenanmu. semoga sy masih bisa menulis ya dek. untuk novel, sy memang berencana untuk membukukan si ‘Drama’ tp nunggu selesai ditulis, dan tentunya selesai diposting di blog, biar dibaca teman2 lain. jadi kalau seandainya dinovelin, (memang bakalan diprotect dgn pw rahasia) teman2 udah tau ceritanya seperti apa, dan…kalau ada teman2 yg mungkin gak bisa beli novelnya, setidaknya udah pernah baca di blog (biar tak ada dusta antara kita wkwkwk)

  26. Melsyana berkata:

    Jgn berhenti nulis lah kak, mungkin para reader pada sibuk. Makanya responnya gak se-antusias di ff kk sebelumnya.

    Aku kira yun ae itu sepupunya kyu rupanya yun ae majikannya kyu. Agak sebel juga dg ayahnya yun ae, masak kyu gak boleh terlalu dekat dg yun ae, kan si evill juga gak bawa pengaruh buruk, malah termasuk pintar di sklh-nya. Untung kyu tahu diri.
    Mudah2an aja gak sad ending.

    Oh iya kak, tadi aku baru aja selesai baca novelnya kak agnes jessica yg piano di kotak kata,keren lo kak-salahnya kk gak hobi baca , terus disitu juga disebut2 tentang moonlight sonata tapi lebih dominan yg fur elise. Ceritanya juga antara majikan dan pembantu-tapi ini kisah cinta yg terpaut 20 thn.
    Keep fighting kak.

    • marchiafanfiction berkata:

      hehehe.. iya dek, saat itu lagi sensitif akhir tahun kayaknya deh sampe nulis curhat begono wkwkwkwk oh iya, sekarang sy sudah mulai membaca…agak bosan juga kalo hanya nonton, jd mulai sy beli novel2 *sebenarnya sy doyan baca dek, tp komik wkwkwk koleksi komik sy selemari*

  27. Widya Choi berkata:

    Nahhhh skrg q mulai agak fham.. ini crta ny flashback wkt mrk msih skolh y?… kykny mrk berdua udh sm2 sling suka deh…tp syg tuan seo kykny g sk huhuhu. Pntas aj kyu g mau mainin musik itu lg…mgkin ntr dy keingat lg am yun ae y 😢😢😢😢. Sabar y bang cup cup cup

  28. Mrs choi berkata:

    oh jadi ini kisah di balik moonlight sonata Kyu yg malang ternyata jatu cinta sama putri bossnya

  29. sy_pyeol berkata:

    Trjawab sudah…
    Paman dan bibi kyu playan di rmah kelurga seo.
    Sprtinya kyu jga suka deh sma yun ae, tpi krna dy htang budi jdi gitu dehh…
    Spertinya yg jd melody kyu jga yun ae..moonligt sonata kyu memainkan jg untuk yun ae..
    Kmna yun ae saat kyu sdah trkenal?? Mmmm pengen liat part next..makin seruuuu…

  30. songdami1994 berkata:

    ff kedua yang aku sukaaa 😙 siapin begadang lagi buat baca ff kamu hehe
    ijin baca yaaa…
    btw aku enaknya panggil kamu apa? marchia? atau apa?

  31. nurul berkata:

    hai ka, jalan ceritanya flashback ya? aku kira ada bagian part 1 yg belum dibaca mangkannya masih bingung. jadi makin penasaran, lanjut terus ka, semangat

  32. AFF berkata:

    Ini nih ini nih..
    Kisah cinta beda kasta, tp iya sih, bapaknya yun ae bisa dimaklumi lah, nalurinya bisa dimengerti

  33. krystaliznha28 berkata:

    ooo aku kira yun ae itu anaknya paman kyuhyun ternyata anak majikannya paman kyuhyun… ya ampun sedih banget pasti itu kyuhyun di umpamakan dengan anjing

  34. Leah berkata:

    Di part satu, diceritain, selama konser Kyuhyun ga pernah mainin moonlight sonata , tapi waktu di korea dia mainin lagu itu. Ini pasti ada hubungannya kan dengan yun ae ?
    Oh ayolah, aku yakin Kyuhyun juga punya perasaan ke yun ae. Sayang banget padahal Kyuhyun bisa jadi calon bibit unggul, tapi yasudahlah namanya juga holang kaya pasti mereka selalu ingin yang terbaik untuk anaknya

  35. Imsiims berkata:

    Mungkin kyuni n yun ae sama2 punya perasaan masing2 yg tak bisa diungkapkan kali ya.
    Sedikit semi sedikit mulai ada penerangan, okey next part.

  36. ina berkata:

    ini kisah masa lalunya kyu… 😂😂
    ahh bapanya yun ae knpa bgtu
    pengen nangis rasanya pas bapanya ngomong gitu ama kyu
    aku ngebayangin gimana ekspresi kyu saat mengekspresikan perasaannya lewat alunan piano 😭😭😭 ko nyesek
    berbicara dgn diam 😭😭

  37. mencho berkata:

    sekarang sedikit demi sedikit udah mulai nyambung sama ceritanya…😚
    .
    tapi aku penasaran sebenernya tokoh utama ceweknya tuh siapa? seo yun ae kah? ato malah jessy?

  38. KIKI berkata:

    Suka. Setiap katanya menggambarkan gimana perasaan tokohnya. Di part awal kaya nggak ada warna sama sekali sesuai keadaan Kyuhyun. Disini lebih ceria aura nya bagian ending udah mulai firasat firasat buruk muncul

Mohon Saran dan Kritikannya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s